Ditjen Minerba Gelar Coaching Clinic RKAB, 98 Perusahaan Ikut Evaluasi Dokumen Tambang

By Admin


Coaching Clinic Ditjen Minerba
nusakini.com, Jakarta — Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk komoditas batubara dan mineral sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola sektor pertambangan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diawali pada 29 April 2026 dengan fokus pada komoditas batubara. Dalam sesi tersebut, para evaluator memberikan pendampingan terhadap 11 aspek utama penyusunan RKAB, meliputi aspek teknis, lingkungan, keselamatan pertambangan, keuangan, hingga rencana produksi.

Sebanyak 98 perusahaan tambang tercatat mengikuti kegiatan ini. Berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah kendala masih ditemukan, antara lain terkait eksplorasi dan penentuan cadangan, pengelolaan overburden, proses penimbunan dan pengolahan, serta aspek pemasaran dan legalitas.

Pada hari kedua, 3 April 2026, kegiatan berlanjut dengan pembahasan RKAB untuk komoditas mineral. Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral, Cecep Mochammad Yasin, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih komprehensif terkait evaluasi dan penyempurnaan dokumen RKAB.

Menurut Cecep, Ditjen Minerba juga tengah menyiapkan aplikasi eFS dalam sistem MinerbaOne untuk mempermudah badan usaha dalam mengunggah dokumen studi kelayakan sebagai salah satu syarat pengajuan RKAB.

Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tata cara penyusunan dan pelaporan RKAB. (*)